Kamis, 31 Desember 2009

Kenangan 2009

Selamat Tahun Baru semua…

Nggak nyangka udah 1 tahun berlalu dari tahun 2009. Tahun yang sangat berarti bagiku ketimbang tahun-tahun sebelumnya…

Di tahun 2009 banyak sekali harapanku yang tekabul, misalnya aku bisa membanggakan orang tua ku dengan prestasiku di bidang karya tulis. Trus aku punya banyak teman dan sahabat yang selalu sayang denganku…

Walaupun begitu tetap saja aku masih menghancurkan sesuatu bahkan seseorang. Aku menghancurkan sebuah persahabatan dan seorang sahabat. Untungnya aku masih dapat menyelamatkan empat orang sahabatku. Dan bagusnya lagi aku dapat membuatkan persahabatan yang baru bagi mereka. Janjiku untuk melindungi mereka adalah misiku sekarang.

Banyak hal pula tak ku duga terjadi, seperti putus cinta, sakit hati, dan jatuh cinta. Putus cinta dan sakit hati emang nggak bisa dipisahkan. Pada bulan februari aku putus dengan pacarku. Sakit awalnya, aku memerlukan waktu satu bulan untuk sembuh. Sebenarnya bukan karena putus dengannya yang membuat sakit, tapi karena dia sahabatku, tempat curhatku. Aku terlalu bergantung padanya, hingga tidak menyangka dia bakal ninggalin aku. Tapi lucunya aku baru sadar, setelah putus dengannya aku baru bisa memutus perasaanku pada cinta pertamaku. Butuh tiga tahun untuk memutusnya, lama juga ternyata.

Sejak sakit hati itu, aku jadi belajar untuk menjaga perasaanku sendiri dan juga tak bergantung pada lelaki. Hingga hari itu tiba, ketika seorang sahabat karibku lagi dan lagi menyatakan cinta padaku. Otomatis aku menolaknya, karena aku tak sanggup lagi menelan putus cinta. “Mending sakit sekarang ketimbang entar”, pikirku. Sampai sekarang aku masih menjaga persahabatanku sambil mengasih jarak yang jelas padanya.

Jadi kalau punya sahabat dan teman laki-laki itu yang wajar-wajar aja…

“Sahabat Jadi Cinta” tak akan pernah cocok denganku, itulah salah satu hikmah tahun 2009.



0 Comments:

Post a Comment